Semakin hari kau semakin menjauh
Begitu banyak hal dan alasan yang kau sodorkan padaku
Semua yang ada pada ku selalu kau pandang salah
Salah,, selalu salah dan akan selalu salah tak ada benarnya
Hanya karna masa lalu mu yang datang membawa penyesalan
kau mengorbankan ku
aku yang sebagai masa sekarang dan ingin menjadi masa depanmu
Jika kau ingin memberinya pelajaran, mengapa harus aku yang kau jadikan sebagai alat pelajarannya?
Seolah aku adalah tempat pelarianmu saja
Lari saat kau bosan dengannya dan akan kembali saat kau merasakan rindu padanya
Berulang kali kata mohon yang terlontar dari mulutku acapkali tak mampu merubah kata pisah darimu
Air mata yang terkadang tak ingin aku teteskan di depanmu tak mampu menarik simpatimu Ketulusan yang ku punya mengapa tak dapat meluluhkan egomu.
Begitu banyak hal dan alasan yang kau sodorkan padaku
Semua yang ada pada ku selalu kau pandang salah
Salah,, selalu salah dan akan selalu salah tak ada benarnya
Hanya karna masa lalu mu yang datang membawa penyesalan
kau mengorbankan ku
aku yang sebagai masa sekarang dan ingin menjadi masa depanmu
Jika kau ingin memberinya pelajaran, mengapa harus aku yang kau jadikan sebagai alat pelajarannya?
Seolah aku adalah tempat pelarianmu saja
Lari saat kau bosan dengannya dan akan kembali saat kau merasakan rindu padanya
Berulang kali kata mohon yang terlontar dari mulutku acapkali tak mampu merubah kata pisah darimu
Air mata yang terkadang tak ingin aku teteskan di depanmu tak mampu menarik simpatimu Ketulusan yang ku punya mengapa tak dapat meluluhkan egomu.
0 komentar:
Posting Komentar