Senin, 12 Januari 2015

Mulai Renta

Diposting oleh Unknown di 1:39 PM 0 komentar
Telinga sudah tak mampu menjadi kebal
untuk mendengar kata - kata yang kau lontarkan
Sepertinya hati ku juga mulai renta
tak mampu menahan semua perbuatan mu

Bukan aku tak berusaha
namun apa yang ku lakukan serasa sia - sia

Sekuat tenanga tlah aku coba
menjadi apa yang kau mau dan apa yang kau inginkan
menuruti semua apa yang kau perintahkan
Kulakukan semua hanya untuk tetap ingin bersama ku
Aku rela, aku ikhlas melakukannya
tapi mengapa kau tak memberi penghargaan sedikit saja

Bukankah kau tahu wanita tercipta dari tulang rusuk pria
itulah alasan mengapa wanita ingin slalu di dekat pria nya
Mereka ingin di jaga, mereka tak punya kaki untuk melangkah
Tak punya tangan untuk meraih sgalanya sendiri

Jangan sebut itu ketergantungan
juga bukan sebuah kemandirian
Itu adalah proses dari Tuhan untuk menyatukan perbedaan
menyamakan perasaan

Kau lelaki takkan pernah mengerti
takkan tahu rasanya tak dihargai

Jumat, 09 Januari 2015

Lekaslah Sembuh

Diposting oleh Unknown di 9:28 PM 0 komentar
Aku tak mampu, tak bisa mengungkapkan rasa ini
tubuh ini kelu, tak berkutik di hadapan mu
mata ku berkaca - kaca tatkala melihatmu terbaring tak berdaya
aku hanya tak tahu bagaimana cara menunjukkan sayangku
mungkin gengsi ini terlalu besar atau tingkah ku terlalu keras

Saat - saat seperti ini aku tahu kau membutuhkan seseorang disampingmu
Hasrat ku ingin, ingin sekali menemanimu hingga kau sembuh
hingga kau mampu berlari dan tertawa kembali
namun, lagi - lagi aku tak mampu dan aku tak bisa

Ingin ku tetap terjaga di sampingmu saat kau terlelap
atau hanya sekedar beristirahat meredakan lelahmu
Ingin ku slalu siaga di sebelahmu  saat kau tak mampu melakukan sesuatu sendiri
meski itu sebuah perintah, meski aku juga lelah

Lekaslah sembuh..
lekas sehat dan kuat
Meski kita tak seperti dulu lagi
aku ingin kau tetap bahagia tetap gembira 

Rabu, 07 Januari 2015

Only God Know

Diposting oleh Unknown di 10:58 PM 0 komentar
Tuhan.. mengapa
Semua orang yang ku sayang harus meninggalkan ku
mereka pergi dari hidupku
membuat ku menangis, hingga berfikir kritis

Bukankah kau menciptakan wanita dari tulang rusuk pria
bukan dari tulang kaki ataupun dari tulang kepala
Tapi mengapa jika pada akhirnya wanita tidak mereka letakkan di dada mereka
melainkan tepat di bawah kaki mereka

Tuhan.. mengapa
aku terlahir dari seorang laiki - laki yang tak bertanggung jawab
dan harus mengenal laki - laki yang tak bertanggung jawab juga

Tuhan.. mengapa
laki - laki seperti itu kau lahirkan di dunia yang sebenarnya akan indah jika kau tiadakan mereka
namun apalah daya seorang wanita
jika tiada laki - laki, sudah pasti wanita tak akan tercipta

Aku lelah, ingin ku akhiri semua derita ini
Namun aku takut Kau membenci ku jika kita bertemu nanti
Karna kurasa terlalu sering aku jatuh dan tertatih menahan sakit ini

Memberi Waktu pada Hati

Diposting oleh Unknown di 9:55 PM 0 komentar
Selama ini mungkin aku egois
aku hanya memikirkan rasa ku saja
melakukan apa ingin hati ku saja
tanpa ku tahu apa yang kau rasa
dan tanpa ku perduli apa yang kau ingin

Aku lengah, lupa bahwa kita memiliki hati yang berbeda
aku selalu mengemis memintamu tuk kembali
atau sekedar memaafkan ku
Aku selalu memaksa dan mencari-cari alasan untuk menemuimu
tanpa ku tahu apa sebenarnya ingin mu

Meski aku tak pernah bosan dengan mu, dan tak akan
Mungkin kau bosan dengan ku
atau mungkin kau terbebani dengan kehadiranku
Tapi aku tak menanyakan itu, tak pernah
Ya.. aku memang terlalu egois bukan?
 

Kali ini aku tersadar, cinta bukanlah hanya sekedar cinta
Biarlah rindu ini ku tahan, ku simpan rapat tanpa kau mengetahuinya
Ku beri waktu pada hatimu untuk merindukan ku



10nov14 19:43WIB


Dulu ia Sahabatku

Diposting oleh Unknown di 12:45 AM 0 komentar
Sahabat..
air mata ini mengalir ketika mengingatmu
Namun ini bukan luka ataupun rasa duka
air mata ini adalah air mata bahagia
bahagia melihat sahabat ku menemukan sahabat barunya

Sahabat..
taukah kau, rasa penyesalan terkadang menghantui ku
menyesal tak bisa menjaga mu
tak menjadi sahabat yang baik untuk mu
hingga terbentang jarak dan menimbulkan dinding pemisah yang begitu kokoh
Sulit untuk ku meleburkan jarak dan menghancurkan dinding itu
hingga membuat mu semakin hari semakin jauh dan begitu sulit ku raih
taukah kau, aku slalu mencoba mencari kebahagiaan ku sendiri
namun tak ku rasa lengkap karna tak ada andil mu
taukah kau, senyum dan tawa ini mencoba menutupi rasa kehilangan dari sosok seperti mu
tak ku dapatkan kembali ketulusan persahabatan seperti yang kau  beri

Sahabat..
dalam lamunan ku tergambar jelas bagaimana saat-saat kita tertawa bersama
saat kita berbagi bersama, membagi keluh kesah
menciptakan cerita yang begitu indah
tapi semua itu hanya kisah lalu yang tak mungkin terulang kembali

Sahabat..
aku sadari kesalahan ku
aku kesepian dan hampa tanpa mu
aku ingin kau bersama ku
aku terlalu bodoh menyembunyikan kepedulian ku di belakang mu
aku slalu menyimpan gengsi untuk menunjukkan sayang ku pada mu

Sahabat..
kau yang ku anggap saudara ku di tanah rantau ini
Terimakasih atas waktu singkat itu
cerita yang kau beri begitu membekas di memory

Sahabat..
selamat berbahagia dengan sahabat baru mu
tertawalah bersamanya
tinggalkanlah aku dengan kisah kita di masa lalu

Selasa, 06 Januari 2015

Bimbang

Diposting oleh Unknown di 7:59 PM 0 komentar
Apa benar yang dikatakan wanita itu?
Jujur sepenuhnya aku percaya padanya
pada kekasihku satu-satunya
Tapi sikap dan caranya memperlakukanku membuatku bimbang
seakan membuktikan benar apa ucap wanita itu
Terkadang aku tegar menyikapi kata-kata kasar dan perilaku tak wajar darinya
Namun layaknya seorang wanita aku juga ingin dimanja

Aku juga bisa rapuh
ingin dipertahankan ketika ego dan emosi kita memuncak
hati ini menangis, menjerit
seakan memohon untuk berhenti bersikap seperti itu pada ku

Bukankah aku wanitanya?
Bukankah aku satu-satunya?
Lalu hatimu milik siapa?
Terkadang aku bimbang, bimbang dalam percintaan ini
Aku meragukan rasamu pada ku
kapan kau akan mengerti hati ini?

Little Memory

Diposting oleh Unknown di 7:27 PM 0 komentar
Seseorang..
siapapun itu bantu aku, sadarkan aku
Aku adalah bagian kecil dari memory yang tak berguna dihidupnya
entah apa yang kupikirkan
mengapa hati ini enggan pergi dari hidupnya
sedangkan tampak jelas ia tlah meninggalkan ku

Jauh..
jauh sekali aku tertinggal
tapi mengapa aku tetap berusaha keras untuk mengejarnya
Meski aku lari sekencang mungkin
aku tahu ia takkan menengok kebelakang
melihatku tertatih berlari berusaha agar tetap disampingnya
Apa mau hati ini, mengapa aku ingin tetap bertahan?

Karma dari Masa Lalu Ku

Diposting oleh Unknown di 7:18 PM 0 komentar
Di heningnya malam
aku mengingatmu
1 kata yang terucap "maaf"
1 kata yang terbersit "karma"

Yaa..seperti ini rasanya saat ku memperlakukanmu dahulu
sama seperti dia memperlakukan ku saat ini
Bahkan bisa disebut lebih buruk

Aku seperti hamba sahaya yang mengagung-agungkan tuannya
Ini menyiksa ku, sangat menyiksa

Jelas dulu aku pernah diperlakukan seperti ratu
dengan tolol aku memperlakukanmu sebagai budak ku
padahal kau adalah rajanya
Seharusnya kau yang memegang kendali istana kita
tapi dengan ketamakan ku, dengan rasa tak cukupku, aku mencari yang lebih
Aku memanfaatkan ketulusanmu, rasa kasihsayangmu
Aku menghancurkan semuanya

Sudah begitu jelas petunjuk Tuhan memberikan dari apa yang kubutuhkan dengan hadirnya sosok dirimu
yang sekarang menjadi masa lalu ku
Dahulu kau mengisi dan mendampingi di setiap hariku

Tapi mengapa baru sekarang kusadari
setelah aku kehilangan, setelah kau dimiliki orang
Memang bahagia ku lengkap dengan hadirnya sosok baru
namun tak sempurna untuk menggantikan posisimu

By Hurting Me

Diposting oleh Unknown di 7:02 PM 0 komentar
Seperti uang tapi lecek
berguna tapi tak berarti
Seperti awan yang mencoba menutupi langit
hanyalah kesia-siaan
Kau adalah ketidakmungkinan yang slalu aku semogakan
Tetaplah mencintaiku hingga kau lupa bahwa kau sedang berpura-pura

Ku salutkan..
mampu bertahan dengan drama yang kau bintangi sendiri
Kau hebat..
mampu menjadi satu-satunya aktor yang kau sutradarai sendiri
 

Kata Hati Kisah Hidup Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review